Cara Merawat Baterai Lithium-ion

Sample  Baterai Lithium-ion
Sample Baterai Lithium-ion (plimbi.com)

Baterai merupakan sumber daya bagi perangkat elektronik baik itu smarphone atau laptop. Saat ini banyak jenis baterai yang beredar dengan variasi yang beragam mulai dari merk, spesifikasi, harga dan lain  – lain. Terlepas itu semua yang namanya barang tentu sudah harus dijaga dan dirawat agar berfungsi normal sesuai dengan kapasitasnya. Nah, lalu bagaimana cara merawat Baterai Li-ion agar awet dan tahan lama? berikut adalah tipsnya.

Oh ya, sekedar info tambahan saja bahwa Baterai Li-ion memiliki umur/ usia pemakaian yang rata – rata 2-3 tahun itu pun akan bisa berkurang tergantung dari bagaimana cara merawat/menggunakan baterai tersebut.

Tips untuk menjaga Baterai Li-ion adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan pengisian ulang seminimal mungkin, artinya sebisa mungkin usahakan jangan terlalu sering melakukan pengisian ulang terus menerus walaupun memang jenis Baterai Li-ion dapat disi ulang tanpa harus menunggu daya Baterai Li-ion kosong. Kegiatan pengisian ulang yang tidak teratur dan terus menerus tidak menutup kemungkinan akan mengurangi usia rata – rata dari Baterai Li-ion.
  2. Simpan pada suhu yang sedang. Baterai Li-ion yang tidak digunakan dalam jangka waktu lama sebaiknya disimpan pada ruangan yang bersuhu sedang artinya tidak terlalu dingin dan panas. Ada mitos yang berkembang bahwa kalau menyimpan Baterai Li-ion ke dalam pendingin (Frezzer) akan dapat memperpanjang umur dari baterai itu sendiri. Tapi daktanya yang sebenarnya adalah cara tersebut justru membawa efek sebaliknya. Baterai justru akan cepat rusak dan mudah untuk melepas energi.
  3. Lakukan pengisian pada baterai yang jarang dipakai agar baterai yang tersimpan agar tidak kosong sama sekali. Pengisian ini cukup cukup 40%-50% saja.
  4. Gunakan charger yang berkualitas. Kualitas charger sangat berpengaruh terhadap kemampuan Baterai karena kalau menggunakan charger yang sembarangan akan mempengaruhi arus listrik yang masuk kedalam Baterai. Sebaiknya gunakan charger yang memang bawaan dari smartphone atau laptop.
  5. Hindari menyimpan baterai dari kontak langsung dari sinar matahari
  6. Jauhkan baterai dari benda-benda metal, karena jika terjadi kontak terutama pada bagian konektor akan menimbulkan arus pendek.

Sekian terima kasih, semoga bermanfaat

 

sumber: http://www.plimbi.com/ (diolah seperlunya)

Jangan lupa tinggalkan komentar karena 'Berbagi' itu indah..:-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s