Ringkasan Meteri Algoritma

INPUT & OUTPUT

INPUT-OUTPUT
INPUT-output

Istilah Input dan Output yang sebagian orang tau adalah sebuah masukan dan keluaran, memang benar hal tersebut namun berbeda halnya dengan input dan output dalam pemrograman dalam C++, karena dalam C++ menggunakan berbagai macam format untuk input dan output tergantung dari penggunaan file yang digunakan.

Contoh perintah input dalam C++ adalah :

 Scanf    Digunakan untuk memasukkan berbagai jenis data melalui keyboard.
 Gets    Digunakan untuk dapat menerima dan memasukkan data string
 Getch  Perintah getch() berfungsi sama seperti cin (perintah input), akan tetapi getch() khusus untuk input berupa karakter. Disamping itu getch() dapat membaca input berupa spasi atau tab sedangkan cin tidak bisa.
 Getche  Perintah getche() kegunaannya sama dengan getch(), hanya saja getche() menampilkan/ membaca karakter yang diinputkan, tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol enter, dan karakter yang dimasukkan akan ditampilkan ke layar. Fungsi getch() dan getche() sama-sama membutuhkan file header conio.h
 Cin  Dalam C++, perintah cin digunakan untuk menginput suatu nilai dari suatu piranti masukan (keyboard) untuk selanjutnya di proses oleh program.

Perintah Cin
Perintah Cin

 

Contoh perintah output dalam C++ adalah:

Printf Digunakan untuk menampilkan hasil yang terformat dengan menggunakan format spesification.
 Puts
Digunakan untuk mencetak string ke layar dimana pencetakan akan diakhiri dengan karakter new line (ke baris baru).
 Putchar
Menampilkan sebuah karakter ke layar, pencetakan karakter tidak diakhiri dengan karakter new line, terdapat dalam file header : stdio.h
 cprintf  Perintah getche() kegunaannya sama dengan getch(), hanya saja getche() menampilkan/ membaca karakter yang diinputkan, tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol enter, dan karakter yang dimasukkan akan ditampilkan ke layar. Fungsi getch() dan getche() sama-sama membutuhkan file header conio.h
 Cout Dalam C++, perintah cout digunakan untuk menampilkan suatu informasi ke piranti output (layar).

Cout c++
Hasil Cout c++

Perintah Output (cout)
Perintah Output (cout)

 

LOOPING

LOOPING
LOOPING

Struktur Perulangan digunakan untuk mengulang sekumpulan perintah sesuai dengan kondisi yang diberikan. Proses perulangan biasanya digunakan untuk mengulang proses pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang untuk proses penampilan hasil pengolahan data, dengan jumlah tertentu jika sebuah kondisi belum terpenuhi.

Pada bahasa pemrograman, perulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang dinamakan dengan nama loop. Dengan loop, suatu proses yang berulang dapat diimplementasikan dengan menggunakan statement-statement yang pendek, tanpa harus menuliskan statemen berulang-ulang.

Perintah perulangan ada tiga macam yaitu  for, while,do while. Namun pada contoh kali ini akan di gunakan adalah fungsi looping  menggunakan for. Contoh kasusnya adalah  jika ingin membuat sebuah program sederhana yang menampilkan kata “Helo” Sebanyak lima kali. Maka Sourcodenya adalah sebagai berikut :

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <string>

void main ()
{
int i;
for (i=1; i<=5; i++)
{
cout<<“hello \n”;
}

getch();
}

DECISION

DECISION C++
DECISION C++

Decision atau Keputusan merupakan suatu keadaan dalam dua nilai, yaitu true (benar) atau False (salah). Tujuan dari suatu decision/keputusan ini adalah melakukan perbandingan antara dua hal atau lebih untuk kemudian melakukan eksekusi selanjutnya hingga mencapai hasil keputusan yaitu benar atau salah. Jenis perintah-perintah pengambilan keputusan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Struktur seleksi sederhana (if-then)
  • Struktur seleksi umum (if-then-else)
  • Struktur seleksi tersarang (nested if)
  • Struktur case-of

Namun yang biasanya di gunakan adalah jenis Struktur seleksi umum (if-then-else).Tetapi yang harus diperhatikan adalah bahwa proses khusus pada keadaan true tidak mungkin akan diperoses pada keadaan false dan sebaliknya. Perhatikan contoh di bawah ini.

contoh if else
contoh if else

VOID

VOID C++
VOID C++

Fungsi yang void sering disebut juga prosedur, di isebut void karena fungsi tersebut tidak mengembalikan suatu nilai keluaran yang didapat dari hasil proses fungsi tersebut.
Ciri-ciri Program :

  • Tidak adanya keyword return.
  • Tidak adanya tipe data didalam deklarasi fungsi.
  • Menggunakan keyword void.
  • Tidak dapat langsung ditampilkan hasilnya
  • Tidak memiliki nilai kembalian fungsi
  • Keyword void juga digunakan jika suatu fungsi tidak mengandung suatu parameter apapun.

Dan berikut adalah contoh program menggunakan FUNGSI VOID :
===

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void volume (int &vol, int p, int l, int t)
{ vol = p*l*t; }
main(){
int pj,lb,tg, hsl;
cout<<“Panjang = “;cin>>pj;
cout<<“Lebar = “;cin>>lb;
cout<<“Tinggi = “;cin>>tg;
volume(hsl,pj,lb,tg);
cout<<“\nVolume = “<<hsl;
getch();
}

ARRAY

ARRAY ++
ARRAY ++

Array merupakan koleksi data dimana setiap elemen memakai nama dan tipe yang sama serta setiap elemen diakses dengan membedakan indeks array-nya. Berikut adalah contoh variable bernama C yang mempunyai lokasi memori yang semuanya bertipe int.
C[0] -45
C[1] 34
C[2] 23

Masing-masing nilai dalam setiap lokasi mempunyai identitas berupa nama C dan nomor indeks yang dituliskan di dalam tanda kurung ‘[..]’. sebagai contohnya adalah, 34 adalah nilai dari C[2].

Deklarasi Array
Variable array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat. Dengan demikian, deklarasi untuk variabel array C di atas adalah :

int C[2];
Perlu diperhatikan bahwa C++ secara otomatis menyediakan lokasi memori yang sesuai dengan yang dideklarasikan, dimana nomor indeks selalu dimulai dari 0. Nilai suatu variable array dapat juga diinisialisasi secara langsung pada saat deklarasi, misalnya:

Int C[2] = {-45, 34,23}

Maka setiap lokasi memori dari variable array c langsung diisi dengan nilai-nilai yang dituliskan didalam tanda kurung kurawal.
Banyaknya lokasi memori dapat secara otomatis disediakan sesuai degan banyaknya nilai yang akan dimasukkan, seperti contoh berikut yang tentunya membuat variable array dengan 5 lokasi memori:
Int x []={10, 15 12, 5, 13};

10 thoughts on “Ringkasan Meteri Algoritma

Jangan lupa tinggalkan komentar karena 'Berbagi' itu indah..:-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s