Ditolak -> Menolak or Menerima -> Diterima??

Dreams movie

Halo sahabat Derie yang cantik dan manis so yang ganteng juga ga ketinggalan donk. Hemm.. sekarang gw lagi kembali bersemangat nhe setelah sekian lama “dormansi” dari ‘DuMai’. Tau ga maksud dari judul di atas? keliatannya sih memang membingungkan, tapi sebenarnya lemper adja kok?? heh?! maksud gw simpel adja ko..

Gini-gini, kali  ini gw mau bahas sebuah topik menarik ne, yaitu  tentang  ‘tolak-menolak dan terima-menerima’ belum tau maksudnya juga??? Aghhhh… makanya “makan dulu sana, ada tahu spesial” heee😛

Ide topik ini sih sebenarnya dateng pas gw pagi-pagi dengerin siaran Radio (Uchhh.. jadul amat ya, hare gini masih dengerin radio..😛 )

Yupss.. kalo kita membahas tentang hal-hal yang berbau pacaran memang ga ada habisnya dan terus menimbulkan suatu konflik baru yang ga ada ujungnya. Sebagai manusia memang di ciptain untuk mencintai dan di cintai, lalu bagaimana kalo suatu ketika di tujukan untuk ngambil keputusan atau bahkan menerima suatu keputusan yang memang terkadang keputusan itu menyakitkan. dalam hal ini sudah pasti sahabat-sahabat saya tentu sudah tau dan mengerti.😀

Heem..disini saya mencoba ingin menampung semua pengalaman sobat dalam hal “putus-memutus/tolak-menolak”… hhee

Nah kalo menurut saya sendiri nhe ya, menolak atau ditolak dalah hal berpacaran memang hal yang sudah tidak asing dan bukan sesuatu hal yang baru. Namun terkadang kedua hal ini seakan ‘ritual’ yang tidak boleh terlewatkan. Memang yang namanya di ‘tolak-menolak’ merupakan keputusan yang sulit di terima bagi kedua manusia, namun apa boleh buat kalo itu harus di jalani walaupun di lain sisi salah satu manusia masih sangat mencintai. ada kalimat menarik yang saya kutip dalam sebuah film Boliwood ‘3 Idot’ yaitu “tidak ada hal tidak mungkin dalam peperangan dan cinta” (ceiileeehhh… haaaa ). Memang menarik kalimat itu jika kita memahami secara mendalam. Ga percaya? Coba adja endiri… hee🙂

oOkk.. kita tinggalkan sejenak tentang ‘tolak-menolak’ dan lanjut ke ‘terima-menerima’. Nah.. ini baru hal yang menyenangkan, kenapa? karena kedua hal ini merupakan awal dari bersatunya dua manusia yang seakan dunia ini milik mereka berdua.. haaaa… lucu ya😀

Terus gimana dengan ‘gw’ sendiri? mana yang sering di alamin??? haaa pertanyaan yang lucu dan menghibur too..

Gini-gini.. selama gw kenal yang namanya ‘cintong’😛 maksud gw cinta (apalah namanya).. gw lebih sering diterima, dan pernah sekali gw ‘menerima’, haaa… hebat ga to😀. Bukannya sombong atau apalah namanya tapi disini gw cuma curhat-curhat adja dan kalian pun bisa gabung curhat.

Hem… sekarang bagaimana nhe dengan sobat sendiri? mana yang sobat sering alami? apa lebih banyak menerima? atau di terima? atau bahkan di tolak??? heeee…  santai sob… ayo ceritain semua pengalaman sobat disni…(comment) saya tungggu lhoo… FREE!!!

Ngomong2 nhe ya… gambar yang di atas to ga ada kaitannya di artikel ini lhooo… jadi memang sengaja mau upload foto adja.. heee. Harap Maklum ya..😛

27 thoughts on “Ditolak -> Menolak or Menerima -> Diterima??

  1. Cieelaahh ada2 saja kaka,
    kalo sy yg sering dialami O.o “ceweknya maksa, jadi sy terima aja” hahaha,

    tapi baru2 ini, sy ada hbgn nih dengan adek kelas, tpi hbgn biasa aja, eh ujung2nya dia malah marah dan langsung ngeblokir sy krn gak ada hubungan Spesial katanya haha😥

    1. ceileh. . . byk penggemarya ne ceritanya? hahaha. . .
      K nlis to brdsrkan pgalan ma cri referensi lain. . .
      Siplah kalo ada respone. .

      1. @noer : hemmm…pastinya kita di ciptakan untuk memilih😀
        @Hasbullah : jiahhh…. belum2 udah nyerah duluahnnn😛

      1. heeheee…… jaman sekarang masih kedukun?? ogah deh..
        Fakta mengatakan bahwa ” Dukun sekarang JARANG SIKAT GIGI jadi.. mau agan2 di sembur dari air terjun bau JIGONG???? HEEEHEE :mrgreen:”

  2. Hidup ane katanya berantakan om ditambah rambut ane,, tapi kalo udah baca artikel kok berubah jadi rapi yaaa.. Hehehe..😛

  3. Keinginan untuk menghubungkan 2 perbedaan terkait dgn kata tolak/terima antara yg menawarkan dan yg diberi tawaran. “Bararade yeuh?” hehe..
    Salam!

Jangan lupa tinggalkan komentar karena 'Berbagi' itu indah..:-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s