Sudahkah anda menggunakan baterai Li-ion?

Dari judul di atas pastinya sobat setia DeRie semua sudah mengerti apa maksudnya bukan? yups benar banget, sudahkan handphone kesayangan anda menggunakan baterai yang bermerek Li-ion? harusnya sudah dong, hari gini belum menggunakan baterai li-ion, hee🙂

Baterai Li-Ion (Lithium-ion)  merupakan jenis baterai ponsel yang banyak digunakan oleh ponsel keluaran terbaru saat ini. Dalam tren teknologi ponsel, coba sobat perhatikan perkembangan selalu menuju ke perangkat lebih kecil, lebih tipis, dan lebih ringan, atau lebih canggih karena hal inilah yang membuat mereka berpindah ke jenis baterai Li-ion. Karena baterai Li-ion menjawab semua kebutuhan perangkat ponsel anda yang memerlukan daya baterai tahan lama dan Li-ion adalah pilihan yang tepat. Sebagai bahan perbandingan dengan baterai jenis lain, Li-Lion dapat menyimpan daya 150 watt-hours di dalam 1 kilogram baterai.  Sedangkan NiMH hanya dapat menyimpan 60-70 watt-hours /kilogram.  Dari hasil perbandingan tersebut tidak heran jika kebanyakan perusahaan ponsel lebih memilih jenis baterai Li-Ion sebagai komponen penting sebuah ponsel.

Berikut ini adalah rincian beberapa kelebihan dan kekurangan dari baterai Li-ion 

  • Li-ion tidak memiliki memory effect, yang mana berarti proses charging hanya menambah penyimpanan energi. Pada baterai jenis sebelumnya, proses charging sebenarnya melakukan dua tahap, discharge completely, mengosongkan semua isi dari baterai terlebih dahulu, lalu re-charging. Hal ini berarti proses charging Li-ion membutuhkan waktu yang lebih sedikit daripada NiMH atau jenis baterai sebelumnya.
  • Komponen ramah lingkungan.
  • Memiliki daya lebih besar.

Terlepas dari kelebihannya yang demikian, Baterai jenis ini juga memiliki kekurangan sebagai berikut

  • Baterai Li-ion sangat sensitif dengan suhu tinggi. Karena dapat membuat masa pemakaian Li-ion lebih cepat menurun dari waktu pemakaian normal yaitu 3 tahun.
  • Baterai Li-ion biasanya harganya lebih karena harus memiliki on-board computer untuk memenage baterai.
  • Kemampuan akan mulai menurun segera setelah baterai meninggalkan pabrik. Masa pemakaian diperkirakan sekitar 3 tahun dari tanggal pembuatan, meskipun baterai tersebut dalam kondisi tidak digunakan.

Perawatan

Jika sobat pengguna ponsel dengan baterai Li-Ion maka sobat dalam menjaga kualitas baterai tidak memerlukan perlakuan khusus. Cukup memperhatikan penggunanaan dan penyimpanan ponsel karena tempat penyimpanan sangat menetukan kualitas baterai.  Dalam menyimpan baterai hindari suhu yang tinggi karena Jenis baterai ini akan terbakar apabila overheating. Sebagai contohnya adalah hindari meletakkan atau meninggalkan ponsel di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari.

Dan pertanyaan yang paling sering muncul dari  banyak pengguna ponsel adalah apakah dengan membiarkan ponsel  ponsel tetap dalam posisi charging setelah baterai penuh mempengaruhi masa pemakaian baterai? Jawabanya adalah Tidak ! karena charger baterai Li-ion akan otomatis menghentikan charging apabila baterai sudah penuh selama charger yang digunakan dalam keadaan baik dan benar ( disarankan menggunakan charger original )

Berita terkait

Related Posts

 

 

11 thoughts on “Sudahkah anda menggunakan baterai Li-ion?

  1. nice info sob tp mungkin sedikit menambahkan bahwa yang tengah dikembangkan sekarang adalah baterai jenis Lithium Polymer (Li-po), terbukti bahwa iPhone 4 Apple menggunakan itu karena alasan lebih besar kapasitasnya dibanding Li-ion.

  2. kaiser777, Marthinz , djakarta182, ●●●ЄЯШЇЙ●●● : komennya mantap semua.. tnks ats antusiasnya. semoga rekan2 tidak bosen berknjung ke blog ane..
    sukses selalu bloger INDONESIA !!

  3. Maaf mau tanya bro ?
    Saya punya 2 batteray li-ion .
    Yang satu ga kepake tapi masih bagus bterraynya , yang jdi pertanyaan disini adalah bagaimana cara menyimpan batteray yang tidak saya pakai tadi ,agar kualitas batteray tidak menurun , karena menurut pengamatan saya dari gogle batteray li-ion zat kimia nya mudah ter urai .terus bgaimana cra sya melakukan penyimpanan batteray saya yang tidak terpakai tadi .mhon infonya bro .

    Kanam9995@gmail.com

    1. terimakasih atas pertanyaanya.

      ada beberapa hal yang diperhatikan dalam menyimpan baterai yang tidak di pake yaitu sebagai berikut mas:

      1. Simpan baterai pada suhu yang tidak terlalu dingin dan panas, artinya pada suhu kurang lebih 20-28 (suhu ruangan)
      2. Hindari kontak langsung dengan sinar matahari
      3. Sesekali lakukan isi ulang pada baterai yang tidak di pake agar tidak kosong sama sekali. pengisian cukup 40%-50%. Perlu di ketahui bahwa jenis baterai Li-ion dayanya akan turun 5% per bulan. dan daya penggunaan baterai maksimal 2 – 3 Tahun.
      4. Tempatkan baterai di lokasi yang aman dari benturan.
      5. Hindari benda – benda metal dari baterai karena jika terjadi kontak terutama pada bagian konektor akan menimbulkan arus pendek.

      Yah… kurang lebih seperti itu mas, Semoga bermanfaat. Terimakasih🙂

Jangan lupa tinggalkan komentar karena 'Berbagi' itu indah..:-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s