Selamat Tinggal Bandung :-(

landmark kota bandung

Landmark Kota Bandung

Halo… para netter semua?? semoga kabarnya baik-baik adja dan tentunya menjalankan ibadah puasa (bagi yang melaksanakan). hemm… ga kerasa saya udah dua bulan tinggal di bandung dan hari ini adalah hari terakhir menikmati dinginnya kota kembang ini. Banyak hal yang bisa saya pelajari dari kehidupan masyarakat yang ada di bandung, mulai dari belajar saling menghargai, kemudian tolong menolong dan yang paling penting adalah simpati kepada semua orang. Hal ini yang membuat saya pribadi merasa betah tinggal di bandung walaupun harus setiap malem ‘kemulan’ dengan selimut yang tebal heehee :D . Tapi walaupun begitu, saya tidak merasa kapok tinggal disini karena selama ini saya dapat belajar banyak hal dan menemukan teman dan keluarga kecil sementara yang baru :-P .

Bandung memang kota yang wajib di kunjungi karena selain hawa di kota ini cukup adem juga Mojang-mojang bandung yang ga kalah ok and pastinya susah nyari cewek bandung yang di bawah rata-rata.. xixix :D (salut deh buat cewek-cewek bandung). Selain itu juga ada hal yang menarik dari kota bandung yang jangan sampai kamoe-kamoe lewatin kalo ke bandung. Hal ento adalah masalah belanja dan belanja (senengnya kalo ngmongin belanja wkw :P ). Khususnya sih belanja pakaian. Karena menurut saya kualitas pakaian yang di tawarkan di kota bandung bervariatif muali dari kelas atas sampai dengan kelas menengah dengan harga yang relatif terjangkau. Jadi, kota bandung cocok betul di jadikan tempat wisata sekaligus belajar usaha.

Walaupun demikian eloknya kota bandung belum di tunjang dengan jalur transportasi yang memadai. Masih ada jalur tertentu yang menjadi langganan macet, meskipun sudah banyak jalan alternatif ataupun jalan layang yang di bangun oleh pemerintah daerah. Masalah yang seperti ini memang bukan masalah baru di Indonesia karena kebiasaan orang Indonesia yang ingin selalu menggunakan kendaraan pribadi. Berbeda dengan negara maju di luar negeri yang membatasi kepemilikan kendaraan pribadi sehingga volume kendaraan yang berada di jalanan bisa di kontrol. Harapan saya sih kota Bandung kedepannya bisa menjadi kota impian bagi masyarakat Indonesia khususnya dan internasional umumnya. (SOK dewasa nhe.. xixix :-P :mrgreen: )

Hemm… rasanya berat mau meninggalkan bandung, tapi saya pikir Bandung tidak akan kemana-mana dan akan tetap berada di Jawa Barat :-) hee…jadi saya kalo ada waktu dan cukup biaya akan kembalil main ke kota kembang ini.

 huh…bandung…bandung… Selamat tinggal ya.. :-) Tunggu saya. I will be back AGAIN. hee :mrgreen:

Oh ya..sebelum saya tutup postingan ini, saya akan berbagi foto-foto selama saya di bandung. hemmm… chek ittt doottt!!! wkwkwk :D

Gua Belanda di bandung

Gua Belanda di bandung

Foto Disamping ento di Gua Belanda. Goa yang berada didalam Taman Hutan Ir. Juanda – Bandung, sebenarnya ada dua dua buah gua bersejarah. Dua buah gua yang hanya terpisahkan jarak kurang lebih 400 meter tersebut memiliki nama yang disesuaikan dengan negara penjajah yang berkuasa saat gua tersebut di bangun. Gua Belanda yang dibangun pada tahun 1918 memiliki umur yang sedikit lebih tua dibandingkan “adik”-nya Gua Jepang yang baru dibangun pada tahun 1942. Pi sayangnya di gua jepang saya enggak sempet ngambil gambar. heee :D
Suasana Gelap dan lembap mendominasi suasana di kedua gua tersebut. Ukuran gua yang cukup besar ditambah dengan lorong-lorong ventilasi udara di beberapa sudut, mengakibatkan suasana didalam gua tidaklah pengab. Namun lorong-lorong panjang dan banyaknya persimpangan didalam gua tersebut cukup membingungkan bagi mereka yang pertamakali memasuki gua tersebut. Pada Gua Belanda sebenarnya sudah terdapat instalasi penerangan pada bagian tengah atas gua. Sayang sekali fasilitas tersebut tidak lagi berfungsi dengan baik, atau mungkin memang sengaja tidak diaktifkan untuk memberi peluang pada penduduk sekitar menawarkan jasa penyewaan lampu senter :-) .
Foto di samping ini adalah foto ketika saya melem-malem main ke Gedung Merdeka yang terletak di Jalan Asia Afrika No. 65 Bandung.

Menurut yang saya baca nhe, gedung ini dibangun untuk pertama kalinya pada tahun 1895. dan pada waktu itu hanya berupa bangunan sederhana yang digunakan sebagai semacam warung kopi.

Akan tetapi selanjutnya, secara berturut-turut, yakni pada tahun 1920 dan 1928 gedung tersebut diperbaharui sehingga menjadi gedung dalam bentuk yang sekarang.

Suasana malam di sini terbilang ramai dengan komunitas pemuda khusunya komunitas photografi. Ada juga yang kesini khusu untuk menikmati suasana jalan asia-afrika saat malam hari..

Seru :-D

gedung merdeka bandung

asia afrika streat

Musium Sri Baduga Bandung

Musium Sri Baduga Bandung

Nah… Foto gw yang nyegir di samping ini pas lagi main ke Museum Sri Baduga Bandung.

Museum ini  terletak di ruas Jalan B.K.R. 185 Tegallega dan berhadapan langsung dengan Monumen Bandung Lautan Api, dirintis sejak tahun 1974 dengan memanfaatkan lahan dan bangunan bekas kewedanaan Tegallega. Bangunan Museum ini berbentuk suhunan panjang dan rumah panggung khas Jawa Barat yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern; adapun bangunan aslinya tetap dipertahankan dan difungsikan sebagai ruang perkantoran. Museum ini memiliki koleksi yang sangat kaya berupa barang-barang seni budaya Jawa Barat yang berhubungan dengan biologi, etnografi, arkeologi, numismatik, filologi, dermatologi, seni murni dan teknologi.

Tapi sayangnya gw kesana pas hari libur nasional, jadi ga bisa masuk and liat-liat koleksi benda sejarahnya.. huh…

tapi ga pa-pa yang penting sudah ada usaha untuk mengenal sejarah walaupun usahanya terbilang 70% gagal :D HEEEHEE :mrgreen:

Nah… kayaknya foto entu sudah mewakili.. jalan-jalan gw di bandung. Walaupun masih abanyak yang belum di upload tapi yang penting kan sudah ada yang mewakili. Oh ya… sebagai penutup, gw mau tampilih foto satu lagi.. lumayan sih buat referensi pemerintah untuk lebih mengarahkan anak punk agar tidak melakukan hal-hal yang merusak wajah kota bandung.

Gedung tua bandung, jawa barat

Gedung tua. “ade vs fatur”

Udah  dulu ya… byeee :D

Salam by DeRie

About these ads

About DeRie
Ladang Gw CurhaT dan Berbagi Info... Semoga bermanfaat guys :D

27 Responses to Selamat Tinggal Bandung :-(

  1. illmii d'end says:

    wah belanjanya di musium mas??? :D

  2. bosgentongs says:

    …selain hawa di kota ini cukup adem juga Mojang-mojang bandung yang ga kalah ok and pastinya susah nyari cewek bandung yang di bawah rata-rata.. xixix :D (salut deh buat cewek-cewek bandung)….

    Wah wah wah yg buat betah ini tho…..

  3. Mila says:

    semoga bisa kembali lagi ke Bandung :)

  4. ciburuan says:

    Harus pulang ya…?
    Emang pulangnya ke mana gitu? Maaf agak-agak telmi nih. Lagi malas baca-baca keseluruhan….

  5. Hasbullah says:

    wah.. gambar terakhir karya anak punk. baiknya kalau pemerintah membuat wadah untuk mereka mereka

  6. fauzanmm says:

    fotonya keren” mas :D
    jadi pengen kebandung :D ninggalin batam yang puanas ini :lol:

  7. Idah Ceris says:

    Eheeeeeem. ..
    begini kalau lagi narsis, seakan dunia milik sendiri. wkwkwkwkw
    Acara dinas ya di Bandung? :)

  8. tiara says:

    wah, sempet ngasi makan sapi juga ya disana :mrgreen: ?

  9. Hasbullah says:

    aduhh semoga saya nyusul deh.. hehe

  10. clarajanuary says:

    di tunggu kedatangannnya kembaLii ke bandung kang deri :)

  11. YaNDIRA cNB says:

    Waw/.seru perjalanmu bli ade_, bandung! Hmm seru banget semangat bli ade dan blogger wp.com . Kunjung juga ke blog baruku seoyandira.osbali.com. Salam blogger buleleng.

Jangan lupa tinggalkan komentar karena 'Berbagi' itu indah..:-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: